Apakah Keraguan harus dilawan?

Keraguan datang darimana saja tapi kebanyakan datang dalam diri sendiri

Ketika sedang mengerjakan sesuatu entah dikelas, di ruang kerja atau dimanapun kita selalu berusaha mengerjakan dengan maksimal untuk hasil yang baik. Apapun yang kita lakukan selalu menginginkan hasil yang memuaskan namun bagaiman ketika keraguan mulai muncul, entah dari keluarga, teman, pacar, bahkan diri sendiri. Kenapa harus ada keraguan dalam diri manusia sedangkan manusia saja dikatakan adalah makhluk yang berakal

Pada waktu itu pertama kalinya saya bekerja di coffeshop, saya tahu saya tidak punya pengalaman apapun yang saya tahu kopi minuman pahit yang biasanya diminum untuk menghilangkan ngantuk. saat saya tidak tahu apa-apa disaat itulah saya belajar mengenai kopi dan cara tehnik pembuatannya. Ketika itu saya sadar kemampuan saya dalam hal belajar cukup lambat sudah ada orang yang meragukan bahkan mengejek hasil kerja saya.

dampaknya jadilah saya orang yang kurang percaya diri dan disisi lain itu mempengaruhi secara tidak langsung, sampai terbawa pulang kerumah. Sesampainya dirumah saya masih sibuk memikirkan omongan orang lain yang ditelan mentah mentah tanpa dicerna terlebih dahulu, tidur pun menjadi sulit saat itu juga. lalu saya menjadi tidak fokus dengan yang lain banyak tugas kuliah yang belum dikerjakan, sedikit berantakan namun berusaha menerima.

Tapi itu dulu saat ini saya bisa mengerti hidup tidak mulus selayaknya jalanan kawasan bsd, proses yang dilewati membuat saya tau keraguan akan terus ada dengan maksut memberi kita kekuatan untuk tetap percaya bahwa diri kita adalah sosok yang mampu. Kekuatan itulah energi positif untuk tetap percaya apapun yang dilakukan akan ada satu yang berhasil dan kamu lah orangnya.